Garut adalah salah satu kota dimana saya tidak
pernah bosan
untuk mengunjunginya. Garut terkenal dengan objek wisata air panasnya, kita
bisa menemukan banyak tempat berendam air panas. Sudah berenang atau berendam
pasti lapar dong? Kali ini saya akan mengulas mengenai rumah makan Pujasega,
Garut. Resto yang buka dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 22.00 ini
menyediakan menu makanan mulai dari makanan Sunda, Asian hingga Europe, harga
yang ditawarkan beragam mulai dari Rp. 5.000 sampai dengan Rp.65.000 per satu
menu makanan. Tempat duduk yang disediakan pun luas, kita bisa memilih kursi,
sofa, atau lesehan dengan menggunakan bantal supaya bisa duduk dengan nyaman.
Free wi-fi membuat makhluk macam saya betah berlama-lama di Pujasega, sayangnya
sinyal wi-fi tidak sampai ke tempat duduk lesehan yang berada di belakang
Resto. Uniknya tempat ini, kita merasa berada di tengah sawah sekaligus diatas
kolam. Meja yang saya pilih adalah meja lesehan di sebelah miniatur sawah dan
diatas kolam ikan. Saya dan rombongan memesan Colenak sebagai makanan pembuka, Gurame Asam manis, Sate Kambing, Sapo Tahu,
Sop kaki sapi, Tumis kangkung, Tom Yam, dan Zupa-zupa. Dan jangan pikir saya
memesan semua makanan untuk dimakan sendiri ya? Bisa-bisa pulang kenyang bego
kalau semua masuk ke perut saya. Karena saya termasuk manusia pemakan sayur dan
bukan pemakan daging merah, saya memilih
Tom Yam. Okay kita bahas satu per satu.
1. Gurame Asam Manis
Ikan gurame di goreng kering,
crispy dan renyah disiram saus juicy yang terdiri dari potongan buah nanas,
paprika hijau, paprika merah, bawang bombay, cabai merah. Saus tomat agak
dominan. Asem, manis, tapi kalau kurang manis boleh lah kamu ngajak saya buat
makan terus makannya sambil ngeliatin wajah saya, dijamin manis banget :P
2.
Sate Kambing
Saya nggak suka daging merah,
jadi nggak makan sate kambing yang dipesan oleh salah tante saya. Menurut
penuturan dari narasumber (kok berasa seminar gini ya? Hahaha) tekstur
dagingnya empuk, nggak ada bau kambing sama sekali, satenya disajikan dengan sambal
kecap dan bumbu kacang yang kental dan gurih. Satu porsi sate kambing terdiri
dari 10 tusuk sate belum termasuk nasi ya?
3.
Sapo Tahu
Tofu Jepang yang lembut
ditumis dengan sayuran pelengkap yang terdiri dari wortel, paprika
merah,paprika hijau,bawang bombay, jamur kancing, udang ukuran sedang. Yang
saya suka dari sapo tahu ini adalah rasa bawang putih yang berpadu dengan
irisan jahe yang dimemarkan, cocok banget dimakan pas cuaca kota Garut mendung
atau hujan, tapi kalau dimakan pas cuaca panas juga enak-enak aja sih (maklum
ababil :p)
4.
Sop Kaki Sapi
Sop yang kuahnya segar,
lengkap dengan irisan seledri, daun bawang, dan bawang goreng ditabur
diatasnya. Disertakan dengan irisan jeruk nipis, sambal dan kecap.
5.
Tumis Kangkung
Naaah ini favorit saya, kangkung
ditumis dengan bumbu yang juicy, disajikan diatas hot plate alias piring panas.
Dilengkapi dengan telur puyuh dan irisan daging sapi. Kata sepupu saya yang
memakan dagingnya, empuk, gurih dan nggak keras. Kangkungnya fresh, nggak
terlalu matang tapi nggak mentah juga, renyah.
6.
Tom Yam
Tom yam adalah sup khas
Thailand, rasanya asam dan pedas. Tom Yam di Pujasega ini terdiri dari jamur,
udang ukuran sedang, dan cumi-cumi yang diiris. Buat kamu penyuka seafood kayak
saya, cobain deh Tom Yam disini, pedas, asam, segeeer deh.
7.
Zupa-zupa
Sepupu saya yang lainnya
memesan zupa-zupa, tekstur roti yang menyelimuti supnya lembut. Isi supnya pun
dilengkapi potongan daging ayam yang cukup banyak. Creamy, melted, gurih dan
rasa susunya menari-nari di mulut Cuma nggak tau juga nari nya gaya apa,
ngebor, goyang patah-patah atau goyang itik. Hehehehehe
Minuman di Resto Pujasega ini
pun beragam mulai dari minuman tradisional seperti bandrek, bajigur, aneka jus,
sampai berbagai macam kopi mulai dari robusta, capucino dan kopi luwak.
Saran saya sih, kalau makan
disini pesennya beda-beda karena porsi yang disajikan cukup besar, jadi bisa
saling tukeran makanan atau bahkan patungan. Hehehehe







Tidak ada komentar:
Posting Komentar