Sabtu, 18 Oktober 2014

Museum Angkut Malang rasa Europe

Indonesia sebagian masyarakatnya senang bermimpi, kayaknya Museum yang satu ini tepat banget dikunjungi bagi perempuan yang hobi banget bermimpi seperti saya. Kenapa? Banyak banget miniatur-miniatur kota di luar  negeri.

Museum Angkut atau yang bernama lengkap Museum Angkut Plus Movie Star Studio merupakan wahana permainan terbaru di Kota Wisata Batu. Bisa ditempuh dengan perjalanan sekitar 50 menit dari Kota Malang. (hanya jika tidak macet). Museum Angkut merupakan satu group dengan Jatim Park, Batu Secret Zoo dan Batu Night Spectacular.


Daya tarik utama museum ini adalah koleksi aneka mobil dan kendaraan bermotor historis hingga masa kini. Beberapa set tema disediakan untuk berfoto antara lain tema Batavia, Eropa (Buckingham) dan Amerika (Hollywood, Las Vegas, Broadway). Terdapat pula area makan Pasar Apung. Memasuki pintu utama, beruntung sekali saya tidak berdesak-desakan karena bukan akhir pecan dan belum musim liburan.Alur masuk museum dari lantai dasar yang sudah beraroma banyak alat angkutan mulai kereta kuda hingga mobil balap beserta patung Michael Schumacer yang dengan bebas bisa dipeluk-peluk lalu dilanjutkan ke lantai 2.

Badannya kekar dan keras :(


Di lantai 2 kami disarankan untuk menikmati view alam kota Batu dari satu tempat yang bernama Appolo. 

Kota Batu diambil dari Appolo


Dari Appolo, rute selanjutnya membawa kami menuju pameran koleksi mobil-mobil jaman dahulu. Menyusuri jalanan itu kami dibawa ke sebuah tempat yang bernama Batavia. Ini seperti replika kota tua di Jakarta. Ada sketsel Pelabuhan Sunda Kelapa dan Stasiun Jakarta Kota di sanaBerbagai alat transportasi mulai dari kereta roda yang ditarik sapi, sepeda, hingga mobil tua ada di sana.

becak Malang

ala-ala pedangang sate. Model : Devi :p



Dari situ, rute selanjutnya mengantar kami menuju pameran koleksi sepeda dari jaman baheula. Begitu seterusnya hingga memasuki dimensi benua Eropa sebagai negara penghasil mesin otomotif terbesar dunia. Ada sketsa ruangan Italia beserta vespa warna-warni, saya seneng banget bisa bertemu dengan vespa warna kuning. aaaaakkkkkkk, lalu ada Jerman beserta miniature tembok Berlin, Inggris dengan kotak telepon yang khas berwarna merah, Perancis beserta miniature menara Eiffel dan masih banyak lagi sudut yang dipenuhi dengan koleksi kendaraan keluaran mereka lengkap dengan spot foto yang mewakili ikon masing-masing negara.
Sesungguhnya bau oli dimana-mana

maafkan kami (lagi-lagi) selfie

This my favorite spot

Judul : Menunggu. Talent : Devi

Melangkah

My roomate and I

Italia ! Vespa !


Ada miniatur Buckingham Palace dimana didalamnya terdapat kereta yang bisa dinaiki secara gratis, juga ada patung lilin Ratu Elizabeth.Setelah melalui itu semua, tibalah kami di tempat yang bernama Gangster Town. Arena kota digambarkan mirip seperti sebagian jalan dalam Universal Studio yang sebenarnya belum pernah saya kunjungi di Singapura. Hahahahah


Gangster Town merupakan sket terakhir dari seluruh rangkaian yang dimiliki oleh Museum Angkut. Keluar dari situ kami digiring untuk memasuki sensasi simulator gerbong kereta api yang dibuat persis bergerak seperti jika kita menaiki kereta api jaman dahulu untuk kemudian berhenti di area food market dan pasar seni, Pasar Apung.

Alamat:Jl. Terusan Sultan Agung No. 2 Kota Wisata Batu

Kontak/Telepon:+62-341 595007 

Jam Buka:Loket - 11am 

Operasional : 12pm - 8pm

Harga Tiket Masuk Museum Angkut + Movie Star Studio:

Senin – Kamis : Rp. 50.000,- 

Jumat – Minggu : Rp. 75.000,- 

Harga Tiket Terusan Museum Angkut + Movie Star Studio + D’Topeng Kingdom:

Senin – Kamis : Rp. 60.000,- Jumat – Minggu : Rp. 85.000,- 

Camera Charge:Rp 30.000 untuk kamera digital

Rp. 50.000 untuk kamera DSLR


1 komentar:

  1. Jauhnyaaa dari Bandung..
    kapan-kapan ajak suami ke sin ah..

    anyway teh, salam kenal sebagai blogger :D
    (padahal saya adalah adik tingkat ppb 2010)

    BalasHapus